Close Menu
cafekomputer.netcafekomputer.net
  • Beranda
  • Berita
  • Gadget
  • Internet
  • Tips
  • Network
    • Digital Solutions
    • Indonesia Images
    • EastJava Traveler
    • Perempuan Riang
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Berita
  • Gadget
  • Internet
  • Tips
  • Network
    • Digital Solutions
    • Indonesia Images
    • EastJava Traveler
    • Perempuan Riang
cafekomputer.netcafekomputer.net
cafekomputer.netcafekomputer.net
Home»Berita»Berbekal 38 Miliar Dollar AS, Pemerintah Arab Saudi Kembangkan Industri Game di Negaranya

Berbekal 38 Miliar Dollar AS, Pemerintah Arab Saudi Kembangkan Industri Game di Negaranya

Berita Johan Ardiansyah11 April 2023
Gamer sedang beraksi (foto: Sean Do | unsplash)
Gamer sedang beraksi (foto: Sean Do | unsplash)

Pemerintah Arab Saudi berencana untuk mengembangkan industri game di negaranya dengan investasi sebesar 38 miliar dollar AS, yang akan dihimpun dan dikelola oleh Public Investment Fund (PIF), perusahaan investasi milik Kerajaan Arab Saudi.

Investasi tersebut juga diharapkan dapat membawa Arab Saudi sebagai negara terdepan di industri game secara global, dengan nilai bisnis sebesar 184 miliar dollar AS.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah Arab Saudi membuat perusahaan game bernama Savvy Gaming Group yang fokus mengembangkan dan menerbitkan game.

Savvy aktif mencari dan menggandeng sejumlah studio ataupun penerbit game kenamaan, untuk mengembangkan industri game di Riyadh, ibukota Arab Saudi.

Savvy telah menerima dana sebesar 13 miliar dollar AS dan sebagian diinvestasikan ke perusahaan game internasional, seperti Nintendo Co., Tencent Holdings Ltd. dan Activision Blizzard Inc.

Dengan investasi itu, Savvy berharap akan ada kerja sama dengan pengembang-pengembang game dunia itu, seperti penerbitan game di region Timur Tengah dan Afrika Utara, atau membuat IP (intelectual property) bersama-sama.

Selain itu, PIF juga telah menyuntikkan dana sebesar 3,3 miliar dollar AS ke tiga pengembang dan publisher game yaitu Activision Blizzard Inc., Electronic Arts (EA) Inc., dan Take-Two Interactive Software Inc.

Arab Saudi dianggap sebagai salah satu negara yang jarang terlihat dan terlibat, khususnya di industri pengembangan game secara global.

Namun, Negara Minyak itu juga memiliki jumlah gamers (pemain/penyuka game) yang tinggi, setidaknya 21 juta gamers atau nyaris 58 persen dari total populasi.

Industri game di Asia Barat dan Afrika Utara diproyeksikan bakal tumbuh sekitar 56 persen atau sama dengan 2,79 miliar dollar AS pada 2026 mendatang, yang membuat Arab Saudi optimis untuk memanfaatkan peluang tersebut.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Nvidia Dominasi Benchmark AI Inference Terbaru, Teknologi Jaringan Kunci Keunggulan Blackwell

13 Oktober 2025

Google Peringatkan Regulasi Baru Inggris Bisa Hambat Inovasi dan Tumbuhkan Harga

12 Oktober 2025

Google Cloud dan Formula E Sukses Ciptakan Inovasi Pengisian Daya dari Rem Regeneratif

3 Mei 2025
Info Terbaru

Bot AI Makin Masif, Adu Kesaktian Server Makin Menjadi: AMD Ryzen dan Intel Gold Jadi Standar Minimum Bertahan

20 Januari 2026

Hawkins Bangkit Lagi: Game Roblox Conspiracies of Hawkins Jadi Pelarian Fans Stranger Things Jelang Final Season 5

15 Januari 2026

Bersiasat dengan VPS Eropa: Bagus, Murah, dan Lancar

13 Januari 2026

DigitalOcean Spaces Object Storage, Solusi Penyimpanan Data S3-Compatible dengan Harga Terjangkau

2 Desember 2025

Nvidia Dominasi Benchmark AI Inference Terbaru, Teknologi Jaringan Kunci Keunggulan Blackwell

13 Oktober 2025
© 2026 cafekomputer.net | portal berita teknologi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.