Close Menu
cafekomputer.netcafekomputer.net
  • Beranda
  • Berita
  • Gadget
  • Internet
  • Tips
  • Network
    • Digital Solutions
    • Indonesia Images
    • EastJava Traveler
    • Perempuan Riang
Facebook X (Twitter) Instagram
cafekomputer.netcafekomputer.net
  • Beranda
  • Berita
  • Gadget
  • Internet
  • Tips
  • Network
    • Digital Solutions
    • Indonesia Images
    • EastJava Traveler
    • Perempuan Riang
Facebook X (Twitter) Instagram
cafekomputer.netcafekomputer.net
Home»Berita»Wamenkomdigi Nezar Patria: Satelit LEO Jadi Solusi Perluasan Internet di Wilayah 3T dan Daerah Bencana

Wamenkomdigi Nezar Patria: Satelit LEO Jadi Solusi Perluasan Internet di Wilayah 3T dan Daerah Bencana

Berita Johan Ardiansyah23 Mei 2026
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria (foto: Dok Komdigi)

Jakarta (cafekomputer.net) – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan bahwa satelit Low Earth Orbit (LEO) menjadi salah satu solusi strategis untuk mengatasi wilayah blank spot atau daerah yang belum terjangkau layanan internet, terutama di kawasan terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

Menurut Nezar, pemerintah saat ini terus mengevaluasi berbagai teknologi konektivitas untuk mempercepat pemerataan akses digital di seluruh Indonesia. Satelit LEO dinilai efektif untuk menjangkau wilayah yang sulit dibangun infrastruktur telekomunikasi konvensional, seperti daerah pegunungan, pulau terpencil, hingga kawasan terdampak bencana.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan konektivitas nasional tidak hanya bertumpu pada satu teknologi. Pemerintah tetap mengombinasikan berbagai infrastruktur, mulai dari fiber optik, pembangunan base transceiver station (BTS), hingga pemanfaatan satelit agar dapat menyesuaikan dengan kondisi geografis Indonesia yang kompleks.

Nezar menyebut satelit LEO menjadi salah satu opsi penting karena memiliki kemampuan menghadirkan konektivitas secara cepat di area yang tidak memungkinkan dibangun jaringan darat. Teknologi tersebut juga dianggap relevan untuk mendukung komunikasi darurat ketika terjadi bencana alam.

Meski demikian, ia menekankan bahwa satelit LEO bukan pengganti penuh jaringan telekomunikasi yang sudah ada. Teknologi ini tetap memiliki sejumlah keterbatasan, termasuk potensi gangguan latensi akibat kondisi cuaca atau hambatan tertentu di atmosfer.

Kendati memiliki keterbatasan, penggunaan satelit LEO dinilai sangat efektif untuk wilayah laut dan kawasan pegunungan yang selama ini menjadi tantangan utama pemerataan akses internet nasional.

Pemerintah, lanjut Nezar, juga telah melakukan uji pemanfaatan perangkat LEO di sejumlah daerah terdampak bencana. Teknologi tersebut pernah digunakan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk membantu komunikasi di daerah yang terisolasi dari jaringan telekomunikasi konvensional.

Dalam implementasinya, perangkat LEO mampu menghadirkan koneksi komunikasi yang stabil, bahkan mendukung layanan panggilan video di lokasi yang sebelumnya sulit memperoleh akses jaringan.

Pemerintah Indonesia menilai pendekatan kombinasi teknologi menjadi langkah paling realistis untuk mempercepat transformasi digital nasional. Dengan karakteristik wilayah kepulauan dan bentang alam yang beragam, setiap daerah membutuhkan solusi konektivitas yang berbeda sesuai kondisi lapangan.

Strategi integrasi fiber optik, BTS, dan satelit diharapkan mampu mempersempit kesenjangan digital sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, ekonomi digital, dan komunikasi di seluruh pelosok Indonesia. (joh)

blank spot Indonesia BTS fiber optik internet daerah terpencil Komdigi konektivitas internet Nezar Patria pemerataan digital satelit LEO wilayah 3T
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Nvidia Dominasi Benchmark AI Inference Terbaru, Teknologi Jaringan Kunci Keunggulan Blackwell

13 Oktober 2025

Google Peringatkan Regulasi Baru Inggris Bisa Hambat Inovasi dan Tumbuhkan Harga

12 Oktober 2025

Google Cloud dan Formula E Sukses Ciptakan Inovasi Pengisian Daya dari Rem Regeneratif

3 Mei 2025
Info Terbaru

Cara Membuat Blog dengan Elementor di WordPress Tanpa Perlu Coding

7 Juni 2026

Solusi Efektif Mengatasi Panel Admin WordPress Lemot pada Website dengan Ratusan Ribu Artikel

6 Juni 2026

Kecerdasan Buatan Generatif Semakin Mengubah Cara Kerja Industri dan Kehidupan Digital Masyarakat

6 Juni 2026

Gemini AI Google Kini Bisa Kelola PDF dan Excel Tanpa Buka Aplikasi Lain

6 Juni 2026

Acer Rilis Laptop AI Bisnis TravelMate P6 14 dengan Bobot di Bawah 1 Kg, Baterai Tahan 30 Jam

30 Mei 2026
© 2026 cafekomputer.net | portal berita teknologi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.