Close Menu
cafekomputer.netcafekomputer.net
  • Beranda
  • Berita
  • Gadget
  • Internet
  • Tips
  • Network
    • Digital Solutions
    • Indonesia Images
    • EastJava Traveler
    • Perempuan Riang
Facebook X (Twitter) Instagram
cafekomputer.netcafekomputer.net
  • Beranda
  • Berita
  • Gadget
  • Internet
  • Tips
  • Network
    • Digital Solutions
    • Indonesia Images
    • EastJava Traveler
    • Perempuan Riang
Facebook X (Twitter) Instagram
cafekomputer.netcafekomputer.net
Home»Berita»Google Cloud dan Formula E Sukses Ciptakan Inovasi Pengisian Daya dari Rem Regeneratif

Google Cloud dan Formula E Sukses Ciptakan Inovasi Pengisian Daya dari Rem Regeneratif

Berita AS Ananta3 Mei 2025
Formula E dan Google Cloud sukses isi daya mobil GENBETA hanya dari rem regeneratif di pegunungan Prancis, cukup untuk satu putaran Sirkuit Monaco.
Formula E dan Google Cloud sukses isi daya mobil GENBETA hanya dari rem regeneratif di pegunungan Prancis, cukup untuk satu putaran Sirkuit Monaco.

Monte Carlo (cafekomputer.net) – Dalam sebuah pencapaian inovatif yang memanfaatkan kecanggihan kecerdasan buatan (AI) dari Google Cloud, Formula E berhasil mengisi daya mobil balap prototipe GENBETA hanya melalui sistem pengereman regeneratif saat melaju turun dari ketinggian 1.000 meter di pegunungan Prancis. Energi yang dihasilkan cukup untuk menempuh satu putaran penuh di Sirkuit Monaco sejauh 3,337 kilometer.

Dijuluki sebagai proyek Mountain Recharge, misi ini dirancang menggunakan Gemini API dari Google AI Studio yang menganalisis data secara real-time untuk memaksimalkan efisiensi energi selama penurunan di jalur Col de Braus.

Mobil GENBETA dikemudikan oleh Test Driver Formula E, James Rossiter, dalam mode free-wheel hanya dengan sedikit energi awal untuk mengaktifkan sistem. Hasilnya, mobil berhasil menghasilkan energi sebesar 1,6 hingga 2,0 kWh—cukup untuk mengisi daya penuh hampir 60 unit Google Pixel 9 Pro XL.

Proyek ini menunjukkan efisiensi luar biasa dari teknologi regeneratif Formula E, di mana dalam balapan resmi, mobil harus menghasilkan sekitar 40 persen energi dari sistem pengereman.

Teknologi Google Cloud di Balik ‘Mountain Recharge’

Beberapa teknologi Google Cloud yang digunakan dalam proyek ini antara lain:

  • Google AI Studio: Menganalisis zona pengereman optimal, rasio kecepatan dan berat, hingga sudut kemiringan yang ideal untuk regenerasi maksimal.
  • BigQuery: Mengumpulkan dan menganalisis data telemetri mobil secara real-time selama penurunan.
  • Firebase: Membantu tim teknik membangun dasbor visualisasi data untuk perangkat Chromebook dan Pixel.
  • NotebookLM: Digunakan sebagai asisten riset AI untuk menyusun spesifikasi teknis, rencana logistik, dan data teknik proyek.

Menurut Alex Aidan, VP Marketing Formula E, proyek ini menjadi bukti bagaimana efisiensi tinggi dan AI berbasis cloud dapat mengubah cara pandang terhadap mobilitas, efisiensi energi, dan keberlanjutan.

“Bukan sekadar aksi balap menarik, ini studi kasus nyata bagaimana teknologi dapat menyelesaikan tantangan dunia nyata—dari pengereman regeneratif, perencanaan rute dinamis, hingga manajemen energi perkotaan,” ujarnya.

Sementara itu, Guillaume Roques, Senior Director EMEA Marketing Google Cloud, menegaskan bahwa proyek ini mencerminkan kekuatan AI dalam menyelesaikan masalah fisika kompleks dan mengoptimalkan efisiensi secara presisi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi AI kami tidak hanya relevan untuk mobil balap, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh berbagai organisasi dalam upaya efisiensi dan keberlanjutan,” jelas Guillaume. (dit)

artificial intelligence Cloud Formula E Google mobil listrik
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Acer Rilis Laptop AI Bisnis TravelMate P6 14 dengan Bobot di Bawah 1 Kg, Baterai Tahan 30 Jam

30 Mei 2026

Wamenkomdigi Nezar Patria: Satelit LEO Jadi Solusi Perluasan Internet di Wilayah 3T dan Daerah Bencana

23 Mei 2026

DigitalOcean Spaces Object Storage, Solusi Penyimpanan Data S3-Compatible dengan Harga Terjangkau

2 Desember 2025
Info Terbaru

Shared Hosting Murah Belum Tentu Efisien, Kenali 5 Masalah Utama dan Waktu Tepat Beralih ke VPS untuk Website Bisnis

1 Juli 2026

WordPress dan Elementor Masih Jadi Andalan Website Corporate, Ini Kelebihan, Risiko, dan Strategi Optimasinya

16 Juni 2026

Website Corporate Jadi Pilar Reputasi Digital Perusahaan, Ini Elemen Wajib yang Harus Dimiliki

16 Juni 2026

Cara Membuat Blog dengan Elementor di WordPress Tanpa Perlu Coding

7 Juni 2026

Solusi Efektif Mengatasi Panel Admin WordPress Lemot pada Website dengan Ratusan Ribu Artikel

6 Juni 2026
© 2026 cafekomputer.net | portal berita teknologi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.