Jakarta (cafekomputer.net) – Google resmi meluncurkan fitur anyar untuk asisten kecerdasan buatannya, Gemini AI. Kini, pengguna bisa mengunggah dan menganalisis file PDF serta spreadsheet Excel langsung di antarmuka Gemini, tanpa perlu membuka aplikasi pihak ketiga.
Fitur ini menjadi kabar gembira bagi pekerja kantoran, akademisi, dan siapa pun yang sering berurusan dengan dokumen digital. Sebelumnya, Gemini hanya mampu membaca teks dari input pengguna. Kini, kapasitasnya diperluas ke dokumen kompleks.
Kemampuan Analisis Data dan Teks secara Real-Time
Dengan pembaruan ini, pengguna cukup mengunggah file berformat .pdf atau .xlsx ke percakapan Gemini. AI tersebut akan langsung membaca, merangkum, hingga menjawab pertanyaan spesifik terkait isi dokumen.
Misalnya, pengguna dapat bertanya, “Berapa total penjualan pada sheet ‘Maret’?” atau “Buatkan ringkasan paragraf kedua dari PDF ini.” Semua proses berlangsung dalam hitungan detik.
Keamanan Data Tetap Prioritas
Google memastikan bahwa file yang diunggah tidak digunakan untuk melatih model AI tanpa izin. Pengguna dengan akun Google Workspace maupun pribadi dapat mengakses fitur ini secara gratis, dengan batas penyimpanan sementara.
Langkah ini sekaligus menempatkan Gemini AI semakin kompetitif terhadap pesaing seperti ChatGPT Plus (yang memerlukan langganan untuk fitur serupa) dan Microsoft Copilot.
Cara Mengakses dan Batasan Saat Ini
Fitur ini secara bertahap tersedia untuk semua pengguna Gemini melalui situs gemini.google.com. Pastikan browser dalam versi terbaru. Untuk sementara, file maksimal berukuran 5 MB, dan Gemini belum bisa memproses file dengan gambar tersemat di dalam PDF.
Kendati demikian, gebrakan ini menunjukkan bahwa AI generatif tidak hanya untuk menulis teks, tetapi juga menjadi asisten produktivitas serbaguna. (joh)

